Terimakasih Atas Kunjungan Anda

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna, baik dari sudut pandang agama maupun kehidupan di alam semesta. Sehendaknya kita dapat berfikir mulai dini agar setiap usaha dan perbuatan dijalankan dengan ikhlas. Ilmu yang telah kita timba tak luput dari kekurangan, bermanfaat bagi orang lain adalah suatu tujuan yang mulia. Yakinlah bahwa yang menciptakan kita akan membalas perbuatan baik yang pernah terlukis.

Bermain Sepak Bola di Lapangan Gasibu Kota Bandung

Begitu senangnya melihat anak-anak yang masih gemar bermain sepak bola, karena di era melenium seperti ini banyak anak yang lebih memilih dirumah dan bermain game setiap harinya daripada harus berolahraga. Padahal usia semereka ini terbukti jika rutin berolahraga maka tubuh semakin sehat karena peredaran darah yang baik dan memacu pertumbuhan.

Buang Sampah Pada Tempatnya

Sampah adalah masalah utama di negeri ini, embuang sampah pada tempatnya adalah kewajiban semua umat manusia. Bahkan sejak kecil kita selalu di ingatkan oleh guru jangan membuang sampah sembarangan karena akan membuat lingkungan tercemar dam membuat banjir.

Kunjungi Makam Bung Karno Sang Proklamator

Negeri kita telah merdeka puluhan tahun, karena adanya sosok jiwa patriot yang rela berkorban demi kemerdekaan NKRI. Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan.

Semesta Gunung Kawi IJen

Gunung adalah paku bumi yang begitu indah dipandang sehingga banyak orang berlomba-lomba mendaki dan mendapatkan moment yang spesial.

Kamis, 11 Agustus 2016

Turnamen FTIK CUP Fakultas Teknik UNIKOM 2016


Pertandingan futsal dimusim akhir smester genap

Unikom Bandung adalah salahsatu universitas swasta terbaik di kota Bandung, di kampus ini terdapat berbagai jurusan baik teknik maupun non teknik. Strategi untuk mempersatukan antar mahasiswa salahsatunya yaitu dengan pertandingan futasl yang diadakan setiap jurusan dan bisanya diadakan setiap tahun dan panitianya juga berasal dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) jurusan itu sendiri, tapi pertandingan kali ini sangat berbeda yaitu pertandingan dengan merebutkan piala bergilir dan diadakan satu fakultas Teknik UNIKOM Bandung.

Adapun acara puncak FTIK CUP dilaksanakan pada hari minggu (31-Juli-2016) pertandingan berlangsung sengit dan di akhiri dengan adu pinalti antara Timnas SI A unggul atas Mahasiswa Sore.

"Sebenarnya turnamen ini dipersiapkan matang-matang oleh HIMA IF dan karena ini rencananya adalah piala bergilir maka tuan rumah selanjutnya adalah dari tim yang memenangkan pertandingan FINAL tidak lain adalah TIMNAS SI A. Adapun persiapan panitia yaitu bekerjasama dengan tim KSR (Korps Sukarela) dan membagi panitia atas beberapa bagian sie panitia seperti Keamanan, ADM, Pubdekdok, Konsumsi, Humas, Bendahara, Logistik, Sekretaris dan Danus." ucap Rusdi ketua pelaksana turnamen FTIK. 

Jumat, 15 April 2016

Kompol.Rahmat Mardian Atasi Kerusuhan Bungamayang


 
Kerusuhan di daerah lampung adalah bukan hal yang luar biasa, tetapi hal yang paling biasa dilakukan oleh masyarakat di daerah ini. konflik sering terjadi, setiap kejadian anarkis yang dilakukan bersama-sama masyarakat acap kali tak terbendung oleh tim gabungan polri dan pemerintah. Seharusnya ini menjadi seorotan bagi masyarakat kita bahwa berperang itu bukan dengan saudara tanah air, tetapi berperang adalah jalan terakhir untuk menyelesaikan masalah.Negeri kita hancur rakyat kita menderita akibat biasnya amarah yang tak terkendali dan dilakukan secara bersama-sama dan tidak melalui jalur hukum yang tepat. Korban berjatuhan, keluarga yang ditinggalkan tidak akan pernah melupakan kejadian dan selalu ingat siapa yang membunuh. Luka dihati begitu perih jika sesuatu hal dilakukan dengan sengaja merusak, melukai, menganiaya dsb.

Rabu, 06 April 2016

Mengingat Masa-Masa TK dan SD




Ingatkah kalian masa-masa kita di bangku sekolah? Ingatkah kalian disaat upacara salah satu dari kita yang tidak memakai sepatu? topi? dasi? tali pinggang? dan bahkan ia merasa senang dan itu bukanlah kesalahan.
Awal kita masuk sekolah baik di bangku TK/SD, kita diantar baik keluarga ataupun orangtua.
"Saat itu mereka sengaja bangun pagi karena ingat bahwa pagi itu adalah awal kita menginjak bangku pendidikan, mereka membangunkan kita dan menyiapakan sarapan untuk kita makan, ya.. bahkan membungkusnya."
"Kita dipaksa mandi lalu dipakaikan bedak yang bercemongan di wajah, lanjut dipakaikan sepasang seragam sekolah lengkap dengan dasi sepatu tas dan alat tulis."
"Wahai sahabat-sahabatku sadarkah kalian sebelum keluarga kita mengantar kita kesekolah, hati mereka terasa bahagia karena melihat orang yang mereka sayangi beranjak dewasa dan ingin memulai kehidupan (interaksi) diluar rumah, padahal sejak lahir tak seharipun kita dibiarkan meninggalkan mereka."
Tanpa pikir panjang mereka mengantarkan kita sampai kesekolah bahkan mereka tak tega meninggalkan kita, sehingga mereka ikhlas untuk menunggu dan memperhatikan kita, mereka yakin bahwa seorang guru yakni pengganti orangtua dirumah dapat lebih menyayangi kita.
"Mereka sesekali melihat kita dari jendela-jendela kaca sekolah dan tersenyum manis."
Didalam hati mereka kita dianggap adalah penerus yang mempuni kuat dan mempunyai masadepan yang cerah.
"Mereka percaya bahwa kehidupan di bangku sekolah adalah tempat yang paling menyenagkan."
Karena kita dapat bertemu dengan teman, dan diberi pelajaran oleh guru yang baru dikenal.

Guru kita mengajarkan kita bernyanyi, mengeja huruf abjad, bercerita, menghitung dan menggambar.
setelah kita dibina,tibalah waktu istirahat. "Teng-teng bunyi lonceng dan akhirnya kita keluar berlarian melewati pintu kelas lalu merekapun menghampiri kita dan tak segan memeluk dan mengangkat tubuh kita."
 merekapun bertanya "bagaimana belajarnya? lalu kita menjawab, dengan senyuman."
Tidak hanya itu, waktu istirahat inipun sangat dinanti, merekapun memngajak kita untuk membeli jajan."
sambil menunggu waktu masuk kembali, "kita dianjurkan bermain bersama anak-anak yang lain."
shingga mereka (ibu/ayah) berfikir. "Jika kamu terbiasa maka besok-besok kami tidak perlu menemanimu lagi."
Aye... Loncengpun kembali berbunyi. Seorang guru memukul loceng 2x "Teng-teng." Lalu begitu banyak anak-anak berlarian menuju kelas.
Banyak juga yang tidak mau masuk lagi, bahkan ada yang meminta pulang sambil menangis.
Tidak menunggu lama kitapun kembali masuk dan keluarga kita tetap menunggu dan melihat-lihat dari luar kelas.
Kita di ajarkan menenai warna-warna dan menggambar.
"Ayo anak-anak manis mari ambil buku dan alat menggambar kalian."
"Kita akan menggambar pemandangan. ucap seorang guru."
Sambil menunggu semua mengeluarkan alat gambar, lalu guru tersebut berjalan ke arah kita, lalu membantu kita menggambar.
Tak lama kemudian waktunya untuk pulang.
Loncengpun berbunyi 3x "Teng-Teng-teng, itu adalah tanda belajar berakhir.
Lanjut kita keluar dan menyalami seorang guru yang telah mengajarkan kita beberapa jam yang lewat. Setelah itu kita keluar, keluargapun ikut menyambut dengan senyuman dan menggandeng tangan kita serta sesekali mencium pipi bocah yang ia sayangi.
Tak terasa hari demi haripun seperti itu.
Ada yang hanya 1 hari sekolah ditunggu seperti itu oleh keluarganya.
Ada juga yang berhari-hari.
Bahkan ada juga yang tidak diantar oleh keluarga."Huh sedih.."

Biarkan kita mengingat betapa indahnya waktu itu belajar mengenai berseragam, sepatu, topi, ikat pinggang, dasi tas bahkan perlengkapan lainnya yang belum pernah kita pakai. Ingatkah kalian saat bersama teman kalian saling meminjam peralatan tulis, bagi-bagi jajan, menangis, tertawa,sedih dan bahkan berkelahi. yah itulah masa-masa TK/SD, kita selalu ingin ditemani oleh keluarga, dan takut dibentak oleh seorang guru. Tapi, apakah sekarang kita seperti itu? setelah kita mengenal Huruf, Warna, Menghitung dan membaca. Kita seolah-menganggap seorang guru tidak berarti bahakan kita mengacuhkan mereka disaat kita bertemu dengannya.

"Kita tidak mengingat jasanya bung..!" bahkan kita tidak perlu ditemani keluarga disaat kita belajar saat ini. Tapi ingatlah masa-masa itu tidak akan pernah terlupakan sampai kapanpun dan kita akan menceritakannya kepada anak-anak kita kembali bawa masa itu adalah masa-masa terindah yang pernah terjadi dalam hidup kita.

As we go on, we remember all the times we spent together and as our lives change come whatever, we will still be friends forever. And I hope you all not forget with me..
Your old Friend. 

Seperti kita pergi, kita ingat semua waktu yang kita habiskan bersama dan sebagai hidup kita berubah menjadi apa pun, kita masih akan menjadi teman selamanya. Dan saya harap kamu semua tidak melupakan ku.. Teman lamamu.

Karya : Egi Kurniawan

Senin, 04 April 2016

Contact Us

081214582771


egi.kurniawan53@yahoo.co.id

Persib Kalah Skor 2-0 Lawan Arema Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).


Selamat buat Arema yang telah memenangkan piala Bhayangkara 19:30-Selesai Minggu 03-April-2016, skor unggul Arema 2-0 dari Persib Bandung, penjebol gawang Made Irawan Adalah sontekan Raphael Maitimo dan Sunarto.
Pro kontrapun terjadi disaat Persib telah tertinggal 1-0 dari Arema karena Basna pemain Persib terlihat menendang botol ke arah pemain Arema yaitu Esteban Viscara, padahal Basna telah diberikan kartu kuning sehingga wasit terpaksa memberikan kartu merah kepada Basna.
Lanjut protes dari pelatih persib coach Dejan Antonic yang memasuki lapangan sehingga kondisi memanas dan menjadi perbincangan hangat, tetapi tetap pemenang adalah mutlak. Selamat menggotong piala yang diselenggarakan olah Torabika Bhayangkara 2016 Indonesia..!!!

Jumat, 11 Maret 2016

Makanan Khas Mandailing Natal

 Hai teman-teman kali ini saya akan share sama kalian tentang makanan khas dari Mandailing Natal okey langsung saja in ilah dia makanan khas suku Mandailing Natal:
1. Ikan Sale
Ikan sale ini adalah makanan khas Mandailing Natal, bahannya adalah ikan lele yang di asap, maksudnya dipangang tetapi tidak seperti memanggang sate, memanggangnya hanya perlu dengan bara dari tempurung (batok kelapa). dan bumbu-bumbunya mudah hanya dengan santan dan yang lainnya sama seperti biasa orang memasak sayur. 

2. Dun Ubi Tumbuk (Daun Singkong Ditumbuk)
Waw jika yang satu ini kelihatannya sangat enak ya, baik mudah saja caranya memasak Daun ubi tumbuk ini, anda hanya memerlukan bahan daun singkong yang bisa anda temui di pasar-pasar lalu anda tumbuk dan anda masak deh pakai santan dan biasanya bisa ditambah dengan rimbang yang dipotong-potong (cempukak) atau agar lebih lejat anda bisa tambahkan ikan sale seperti yang di atas.
 
3. Alame (Jenang)
 Ya ini bahannya sama seperti jenang hanya bungkusnya berasal darikerajinan tangan.

4. Lemang
Sederhana saja pembuatan lemang, anda hanya butuh bambu panjangnya satu ruas sekitar 70cm dan anda isi dengan ketan lalu anda panggang deh seperti sate, ya tapi tidak boleh langsung terkena bara.

5. Pucuk Rotan
Ya tidak tau mengapa makanan ini sangat khas di daerah Mandailing Natal, biasanya kita melihat rotan untuk pembuatan furniture eh.. kali ini bisa di konsumsi.. hehe ya caranya harus dibakar langsung dan di ambil deh dalamnya .. Taraaaa siap di konsumsi,,, bisa jadi sayur dan lain-lain.

Mandailing Natal (MADINA) Sumatra Utara

Kabupaten Mandailing Natal (MADINA) adalah sebuah Kabupaten yang ada di Sumatra Utara dan letaknya berbatasan dengan Sumatra Barat. Dulunya Mandailing Natal adalah Kabupaten Tapanuli Selatan (TAPSEL) melihat perkembangannya yang semakin pesat pemerintah menjadikan daerah ini menjadi daerah yang mandiri maka di resmikanlah Kabupaten Mandailing Natal oleh Mentri Dalam Negeri pada tanggal 9 maret 1999. Kabupaten ini mempunyai 23 kecamatan yaitu:
  1. Siabu
  2. Bukit Malintang
  3. Naga Juang
  4. Hutabargot
  5. Panyabungan Kota
  6. Panyabungan Utara
  7. Panyabungan Barat
  8. Panyabungan Timur
  9. Panyabungan Selatan
  10. Lembah Sorik Marapi
  11. Puncak Sorik Marapi
  12. Tambangan
  13. Kotanopan
  14. Ulupungkut
  15. Muarasipongi
  16. Pakantan
  17. Batang Natal
  18. Lingga Bayu
  19. Ranto Baek
  20. Batahan
  21. Sinunukan
  22. Natal
  23. Muara Batang Gadis
Kabupaten Kota
Terlihat Foto Masjid dan bangunan Madina Squer
Kota Panyabungan adalah Ibukota Kabupaten Mandailing Natal (MADINA)
Pejabat Pemerintah
Bupati Mandailing Natal adalah Drs. H. Dahlan Hasan
Wakil Bupati Mandailing Natal H. Imron Lubis, S.Pd MM

Mayoritas
Secara Demografis wilayah ini di dominasi oleh etnis Mandailing atau sama dengan etnis batak, hanya saja yang membedakan bahasa dan agama. Orang bersuku Mandailing nada suaranya tidak sekasar etis batak toba, Agama yang mereka anut juga kebanyakan agama Islam. Disuku Mandailing juga mempunyai Marga sama seperti di suku batak toba, kebanyakan marga yang mereka miliki adalah, Nasution, Harahab, Batubara, Lubis, Pulungan, Siregar, Rangkuti, Daulay.

Iklim
Suhu udara berkisar antara 23 °C - 32 °C dengan kelembaban antara 80–85%.

Letak Demografi
Kabupaten Mandailing Natal terletak pada 0°10'-1°50' Lintang Utara dan 98°10'-100°10' Bujur Timur dengan rentang ketinggian 0-2.145 m di atas permukaan laut. Luas wilayah Kabupaten Mandailing Natal ±6.620,70 km2 atau 9,23 persen dari wilayah Sumatera Utara dengan batas-batas wilayah.

Transportasi
Anda tidak perlu bingung untuk datang ke daerah Mandailing Natal karena disini banyak kendaraan seperti becak, bus dan angkot. 

Perjalanan Mendaki Gunung Kawah Ijen

Hai teman-teman tak kenal maka tak sayang nama saya egi kurniawan umur 20 tahun asal Kotabumi Lampung Utara, untuk anda yang suka membaca cerita experience atau pengalaman inilah tempatnya cerita unik true story. Ikuti selalu ya blog ini..

Perjalanan Mendaki Gunung Kawah Ijen
Apakah anda telah mengetahui gunung kawi ijen? ya akan sedikit saya ulas tentang gunung kawi ijen. Gunung Ijen adalah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyu Wangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Gunung Ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl terletak berdampingan dengan gunung merapi. Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999, salahsatu fenomena alam yang paling terkenal di Gunung Ijen adalah kawah yang terletak di puncak gunung ini atau bahasa inggrisnya adalah Blue Fire. Jika ingin berangkat ke gunung ini harus melewati rute Banyuwangi atauun Bondowoso


Baik langsung saja
Padaa saat itu saya berada di kampung Pare Kediri, Jawa timur. Saya berada di village english ini untuk menuntut ilmu berbasa inggris dan kebetulan itu adalah hari libur kuliah saya jadi saya manfaatkan libur itu untuk mencari ilmu, sangat menarik sekali berada di Pare sehingga saya selalu kangen dengan desa yang nyaman itu. Kali itu adalah minggu ke 6 saya berada di kampung inggris dan 3 hari lagi hendak pulang ke Bandung untuk melanjutkan kuliah, saya berada di sebuah camp atu bisa disebut kosan, di camp saya ada sekitar 20 kamar dan setiap kamar selalu silih berganti pengnhuni, biasanya penghuni disana adalah anak-anak yang benar-benar ingin mendalami bahsa inggris sehingga mulai dari anak SMP, SMA, Perguruan Tinggri bahkan orang yang sudah kerja meluangkan waktunya untuk belajar ke tempat itu.

Nah kali itu saya satu kamar dengan TAKA ia berasal dari kalimantan ayahnya seorang polisi dan tantenya adalah seorang anggota partai, ada juga Om INDRA ia berasal dari Palembang umurnya sekitar 34 tahun ia lulusan ITB tetapi tetap memilih belajar bahasa inggris di kampung pare, satu lagi saya lupa namanya ia berasal dari Sulawesi suka mendaki gunung di daerah sulawesi.
Setelah tiap hari memeras otak ternyata merasa lelah dan ingin rasanya berlibur untuk melepas penat, yah memang naluri anak-anak yang belajar disana selain ingin menuntut ilmu juga memikirkan akan pergi ke tempat wisata, karena di Jawa Timur adalah provinsi yang mempunyai banyak tempat wisata seperti, Kota Batu Malang, Gunung Bromu, Pantai Pacitan dan rumah SBY, Pantai Merah di Banyu Wangi, Gunung Kawi Ijen dan masih banyak lagi tempat wisata yang harus di kunjungi.

Hari itu adalah hari sabtu kami memutuskan untuk pergi berwisata ke Gunung Kawi Ijen, Saya bersama 6 rekan saya yang bernama Yusron, Taka, Fathoni, Bambang, Duwi dan yang satu lagi sebut saja Andri. Kami berangkat jam 9 pagi dan memilih rental mobil sebagai kendaraan yang nyaman.

"Egi ayo berangkat udah mau siang ni, ucap Taka."
"Oke siap kita bearangkat, ucapku."
"Huh nungguin bocah ini lama sekali dandannya, ucap Fathoni."
Lalu akupun meringis,"
Iya nii dasar dantan aja lama" mengatakan diriku sendiri.
Stelah itu kami ber 6 langsung masuk ke mobil, yang mengendarai adalah Andi. "Ok lets go, ucapku."
Lalu kami berangkat lalu menyewa peralatan gunung disebuah toko yang masih dekat dengan daerah kosan, Andi memakirkannya dipinggir jalan dan menutupi sebuah gang.
"Tiba-tiba dari arah dalam gang keluar satu pengendara motor dan tanpa ragu-ragu pengemudi itu menyenggol mobil yang telah kami sewa, Woy ucap Andi sambil melangkah ke arah mobil.
Tanpa ragu-ragu si pengemudipun menancap gasnya lalu kabur, "sialan tuh orang ucap Andi."
Lalu kami pun serempak datang ke arah mobil damn melihat ternyata mobil hanya sedikit tergores.
"Ah nggak masalah cuma sedikit kok ga bakal kelihatan, ucap Taka."
Setelah menyewa perlengkapan seperti, jaket, senter, dan alat-alat lainnya kamipun melanjutkan perjalanan dan berlahan meninggalkan desa Pare tercinta, jalanan masih tetap lengang Andi pun mengendarai dengan santai sambil menyalakan music dari tip mobil kami, kami melewati kelokan sebelum sampai ke daerah Kota Batu Malang, kamipun tidak berhenti dan tetap melanjutkan perjalanan.
"Taka kamu sudah pernah ke kota ini? tanyaku".
"Iya sudah pernah ke Gunung Bromo kan melewati jalan ini dan kami berkunjung ke Kota Batu."
Lambat laun mobil kami pun melewati Kota Malang, saya melihat gedung Universitas Brawijaya (UB), Gedung Universitas Muhamadiyah malang, dan gedung-gedung apartement,"Wah ternyata kota malang ini sangat ramai dan banyak gedung pencakar langit juga ya, ucapku.
"Setelah menyisiri jalan ternyata supir kami Andi tidak hafal dengan jala yang kami lalui.

Akhirnya Bambang yang duduk di samping Andipun turun dan bertanya kepada penjual es kelapa dipinggir jalan. "Amet pak niki kulo arep ajeng teng Mbanyuwangi dalane teng pundi yo mas? ucap Bambang.
pedagang itupun menjawab.
"Niki mas dalane wes bener tapi ngko eneng prapatan mase ngarah meng kiri".
"njeh mas matursuwun yo mas, ucap Bambang."
Lalu Bambang pun kembali masuk ke mobil, jam menunjukkan pukul 2.30 WIT.
Kami tetap menyisiri jalan dan memang hari itu kendaraan luar biasa padat sehingga kami memilih berhati-hati, tampak berlewatan pendukung sepak bola Malang sambil menggeber sepeda motor mereka.
"Hancurkan motor bapak kalian itu, ucap Duwi."
"Itu mereka adalah suporter tim sepak bola malang terbaik, karena mereka tercatat seportif dalam mendukung tim kesebelasan Arema Malang. "Pelan-pelanpu kami berhasil melewati kabupaten Malang, Andi memacu kendaraannya kira-kira 70km/jam, salip menyalip antara mobil yang kami kendarai dan saat itu memang benar-benar menakutkan karena Andi mengendarai dengan kecepatan tinggi, tak sadar ternyata setelah memotong 2 mobil truk terdapat truk tenara pas di depan mobil kami.
Andipun tidak sabar dan menambah kecepatannya seakan ingin mendahului dua mobil tentara, ternyata benar Andi menambah kecepata dan membelokkan setir ke arah kanan dan posisi mobil kami tepat di samping posisi mobil tentara tersebut, mungkin mobil tentara itu tidak maumengalah dan mobil kamippun tidak dapat celah sehingga terlihat truk dari arah yang berlawanan.
lalu Takapun mengatakan, "belokkan ke kana" lalu setelah Andi merasa gugup iapun membantingkan stir ke sebelah kanan dan menabrak jalanan tanah dan mobil hampir terpeleset.
Untungnya mobil tidak tergelincir dan menabrak rumah.
Huh.....
lalu kami didalam ribut dan merasa cemas, jantung terus berdegub.
"Udah kita hati-hati aja kan nggak ada yang mau kita kejar, ucap Fathoni si anak ustadz daerah kalimantan itu. "Satu sama lain saling menyaklahkan, cemas dan ceramah dan sesekali tertawa. Hari telah sore lalu kami berhenti di sebuah masjid untu sholat bagi yang sholat dan sambil beristirahat.

Setelah selesai kamipun melanjutkan perjalanan dan supirpun diganti dengan Bambang, rumah Bambang dan Yusron juga di Banyuwangi jadi mereka sekalian ikut untuk pulang kampung.
Malam pun tiba kami baru sampai daerah Lumajang dan kamipun terasa lapar, setelah itu kami mencari tempat makan dipinggir jalan dan kami menemukan tempat jualan nasi goreng.

Setelah kenyang kamipun melanjutkan perjalananan dan sambil berceritas satu sama lain tak terasa juga kami sampai ke daerah Banyu Wangi malam itu sekitar pukul 01.00. Terasa perut saya mulas saat itu dan belum juga menemukan tempat untuk membuang hajat ini. Selanjutnya saya beritahu kepada Bambang  kalau perut saya mules dan ingin buang air besar. "Woy nanti kalau ketemu masjid kita berhenti ya perut saya mules, ucapku". "Nanti gi sebentarlagi sampai ke SPBU, ucap Bambang."
Huh .. Lalu kamipun menemukan SPBU setelah di SPBU sayapun turun, mobil diparkirkan ditempat parkir yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari toilet dan tak sengaja melihat satu pasang remaja duduk di sampingtoilet, sayapun tidak menghiraukannya lalu saya masuk, dan masih terdengar suara perempuan itu tertawa dan suara-suara dari samping toilet, Saya masih tetap tenang dengan itu lalu..
Lanjutkan Membaca=>

Kamis, 10 Maret 2016

Informasi Kampung Inggris Kediri Jawa Timur

Selamat datang di blog layanan masyarakat ini, baik temen-temen mungkin kalian sudah sering dengar tentang tentang kampung inggris di Indonesia, nah kali ini saya akan beri keterangan untuk anda yang ingin belajar bahasa inggris secarat efektif di kampung inggris:
  1. Kampung inggris (English Village) terletak di Desa Singgahan dan Tulung Rejo kecamatan Pare kabupaten Kediri Jawa Timur.
  2.  Satu setengah jam perjalanan dari kota Kediri, 4 jam perjalanan dari kota Surabaya, 3 jam dari kota Malang.
  3. Masyarakat umumnya suku jawa dan bisa bahasa indonesia, inggris dan jawa, sehingga anda tidak perlu khawatir jika hendak menuju ke daerah ini karena masyarakatnya sangat baik-baik"tutur kata sopan".
  4. Tempat kursus les bahasa inggris disini buka setiap tanggal 10 dan 25, pendaftaran dapat melalui pendaftaran online atau datang langsung ke tempat kursus.
  5. Kursus ada yang paket 2 minggu, 1 bulan, 1 bulan setengah, 2 bulan, 3 bulan dan 6 bulan, tergantung anda ingin yang mana.
  6. Program mulai dari: Grammer, Vacabulary, Listening, Structure, Rading, Pronunciation, Translation, Speaking, Toefel, Story Writing dan masih banyak lagi.
  7. Biasanya 1 program anda hanya membayar kurang dari Rp 100.000 dan program dengan durasi satu setengah jam.
  8. Di kampung Inggris terdapat banyak lembaga les kurang lebih 150 lembaga seperti, Daffodils, Elfast, Peace, BEC, Global, Kresna, Mr Bob, Kresna, Global, Oxford dan masih banyak lagi.
  9. Biasya kos sangat murah jika anda memilih kos hanya cukup mengeluarkan uang Rp 400.000,- per bulan dan jika anda memilih asrama biasayana lebih murah sekitar menambah Rp 200.000 dari program yang anda ambil.
  10. Makanan cukup murah contoh: Ayam+Nasi+Lalap+Minum= Rp 8.000,- yah sangat murah dan cukup enak.
  11. Les dilaksanakan mulai hari senin sampai jumat.
  12. Hari sabtu sampai minggu anda bisa menikmati liburan disekitar Jawa Timur, anda bisa wisata ke pantai Pacitan, Kota Batu Malang, Gunung Bromo, Gunung Kelud, Water Bum dan masih banyak lagi.
Yang ingin saya sampaikan jika anda berniat datang ke daerah pare (kampung inggris) anda tidak perlu khawatirkan apaun karena disana benar-benar nyaman dan pulanng pasti membawa ilmu yang bermanfaat.
Nyatanya memang benar belajar disini adalah belajar yang sangat di idam-idamkan, sesuai pengalaman saya belajar disini cukup memuaskan sehingga menginginkan saya untuk kembali lagi, dikampung ini oreangnya memang sangat ramah-ramah apapun keinginan kita bisa kita dapatkan apalagi masalah ilmu.

Baru Masuk SMK Lanjut Adu Jotos

Kisah ini adalah True Story (Kisah Nyata) "sebut saja saya bernama Egi Kurniawan dan ternyata memang nama saya Egi Kurniawan". Hehee

Waktu itu saya baru lulus SMP dan hendak melanjutkan keSekolah Menengah Kejuruan (SMK), desa saya waktu itu adalah desa yang begitu terpencil tapi benar-benar menyenangkan karena saya banyak mendapat pengalaman dan berbaur bersama masyarakat. Lalu saya memutuskan untuk sekolah ke salahsatu SMK di Kabupaten Kota Panyabungan Mandailing Natal dan itu benar-benar tidak terfikir mengapa saya bisa berniat sekekolah di SMK tersebut, saya mengira bahwa sekolah itu menggunakan bahsa Indonesia atau bahasa Jawa karena dilingkungan tersebut banyak warga bersuku Jawa, "ternyata saya salah". Waktu pendaftaran telah tiba, saya datang bersama teman saya menggunakan motor gede, ya wajar dulu motor Vixion masih termasuk jarang. saya mendaftar dan mengikuti ujian test dan alhamdulilah saya dinyatakan lulus test. lalu saya memutuskan tinnggal dirumah kost bersama teman-teman dari daerah yang hampir sama.
Singkat cerita,

Awal saya masuk kesekolah saya mempunyai teman bernama Iruel yang berasal dari daerah medan, saat itu ia memang kriteria teman yang saya inginkan, jadi pada suatu pagi masih jam sekolah dan belum ada yang mulai proses belajar mengajar karena kami adalah siswa-siswi baru tahun 2011, kami berada diluar tepatnya duduk di samping toilet dan hanya berdua, tiba-tiba kami melihat segerombolan anak baru juga duduk di belakang kami, kelihatan muka mereka sangar dan kami berusaha melirik-lirik mereka karena kami merasa mereka adalah geng keributan di SMK kami, mereka adalah geng pembuat masalah dari jurusan Pemasaran yaitu  "RIKI YAKUB Nasution sebagai ketua", AKMAL, RIZAL dan yang lainnya kurang lebih 45 siswa jurusan Pemasaran adalah geng pembuat masalah, mereka berasal dari suku yang sama yaitu suku mandailing lebih kasarnya disebut suku batak. kami tetap melirik-lirik kearah mereka "karena mereka berada di belakang kami tenyata mereka merasa bahwa kami adalah musuh mereka, awalnya mereka mengeluarkan kata-kata propokatif yang kami tidak pahami.

Karena saya dan teman saya Irul tidak paham dengan bahasa yang mereka gunakan, kami tetap santai dan tetap berada dalam posisi jongkok sambil menceritakan mereka di smping toilet. "Tidak lama kami mengobrol dan berbisik-bisik mungkin mereka sedikit mencurigai kami berdua, bahwa kami sedang membicarakan mereka, ya memang benar nyatanya kami membicarakan mereka." Alasannya ketua geng mereka yaitu Riki Yakub pernah berkelahi dengan siswa baru juga, dan ia memukul lawan menggunakan helm miliknya lalu lawannya dikeroyok bersama teman-temannya, tapi untung si lawan yang bernama Fikri dari jurusan Akuntansi sama dengan jurusan saya berseragam merah dapat diredakan amarahnya. Notabenenya si Fikri adalah siswa baru yang ngekost di daerah aek galoga dan belum mempunyai banyak teman.

 Ok, kembali lagi ke topik cerita,
Kemudian salah seorang dari geng Riki mengambil batu dan melemparkan kearah kami sambil membentak dengan nada yang tinggi, tetapi kami tetap tidak memahami bahasa mereka sehingga kami tetap diam, selain itu juga kami merasa terkucilkan karena saya dan teman saya Irul tidak mengerti bahasa mandailing, ternyata bahasa itu adalah bahasa mayoitas yang digunakan di daerah mandailing natal. Alasan saya diam karena memang saya agak sedikit khawatir dengan lawan kami yaitu gerombolan geng jurusan pemasaran yang selalu membuat keributan dan menggunakan segala alat untuk melukai lawan.

Lanjut!
Saya dan teman saya Irul memutuskan mengalah dan memang agak khawatir jika terjadi keributan pada pagi itu. cerita ini belum selesai!

https://www.facebook.com/ricky.max.148?fref=photo
https://www.facebook.com/egoylo
https://www.facebook.com/khairul.fairuz.31?fref=ts

Minggu, 06 Maret 2016

Gerhana matahari 9 Maret 2016 di Indonesia


Kontributor from Kompas
Peneliti, masyarakat, turis, dan pemerintah mulai bersiap menyambut Gerhana Matahari total, 9 Maret 2016. Gerhana Matahari adalah fenomena langka yang jadi buruan manusia sejak dulu. Kali ini istimewa karena wilayah daratan yang dilalui gerhana total hanya Indonesia.

Jalur totalitas gerhana membentang dari Samudra India hingga utara Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Jalur gerhana itu selebar 155-160 kilometer dan terentang sejauh 1.200-1.300 kilometer, yang kali ini melintasi 12 provinsi di Indonesia.

Provinsi-provinsi itu adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung. Selain itu, semua provinsi di Kalimantan (kecuali Kalimantan Utara), Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara juga dilintasi. Namun, tidak semua daerah di provinsi itu dilintasi jalur totalitas gerhana.

"Lama Gerhana Matahari total (GMT) di Indonesia 1,5-3 menit," kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, di Jakarta, Jumat (15/1).

Di pusat jalur gerhana, gerhana total terpendek terjadi di Seai, Pulau Pagai Selatan, Sumatera Barat, selama 1 menit 54 detik dan terpanjang di Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, selama 3 menit 17 detik.

Totalitas gerhana terlama terjadi di satu titik di atas Samudra Pasifik di utara Papua Niugini selama 4 menit 9 detik.

Pada Rabu, 9 Maret 2016, gerhana terjadi pagi hari bersamaan dengan perayaan hari raya Nyepi. Di wilayah Indonesia barat, gerhana mulai pukul 06.20 WIB, sedangkan di Indonesia tengah dan timur pukul 07.25 Wita dan 08.35 WIT. Fase GMT rata-rata terjadi satu jam kemudian.

Selama GMT, piringan Matahari tertutup penuh oleh piringan Bulan dan hanya menyisakan cahaya korona atau bagian atas atmosfer Matahari. "Hari yang terang akan berubah seperti senja untuk sesaat," kata Thomas.

Di luar daerah yang dilintasi jalur totalitas gerhana akan mengalami Gerhana Matahari sebagian (GMS). Daerah yang mengalami GMS akan melihat Matahari berbentuk sabit. "Seluruh wilayah Indonesia, di luar yang mengalami GMT, akan mengalami GMS," lanjutnya.

Peneliti menyebar

Fenomena alam langka itu diburu peneliti dan wisatawan. Data sementara, peneliti Lapan serta Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) akan mengamati GMT di Maba. Tim Lapan juga akan mengamati di Ternate, Maluku Utara.

Tim Program Studi Astronomi ITB dan Observatorium Bosscha ITB tersebar di sejumlah wilayah. Sejumlah peneliti yang tergabung dalam Universe Awareness (Unawe) Indonesia akan melihat GMT di Poso, Sulawesi Tengah. Sebagian lagi akan meneliti di Tanah Grogot, Kalimantan Timur, dan Belitung, Bangka Belitung.

Adapun peneliti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peneliti Korea Selatan, dan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta mengamati gerhana di Palu, Sulteng, dan sekitarnya. Jumlah peneliti asing bisa bertambah mengingat sebagian masih mengajukan izin penelitian.

"Tim BMKG akan meneliti variasi medan magnet Bumi dan anomali gravitasi Bumi selama gerhana," ujar Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Jaya Murjaya dalam peluncuran Hitung Mundur GMT 2016, Kamis (14/1).

Kepala Observatorium Bosscha ITB Mahasena Putra mengatakan, sejumlah peneliti yang tersebar di beberapa daerah itu berencana menyiarkan langsung GMT melalui fasilitas live streaming sehingga totalitas gerhana tetap bisa dinikmati masyarakat di daerah lain.

Selain kegiatan ilmiah, peneliti, komunikator astronomi, dan astronom amatir itu juga akan mengadakan berbagai kegiatan edukasi publik, mengajak menikmati GMT dengan aman. Lalu, menjadikannya sebagai peristiwa budaya yang menyenangkan.

"GMT adalah fenomena alam yang istimewa, belum tentu anak cucu kita akan mengalaminya," kata Premana W Premadi dari Unawe Indonesia.

Pemerintah daerah pun bersiap. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti, berbagai kegiatan pendukung menjelang hingga sesudah gerhana disiapkan. (MZW)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 16 Januari 2016, di halaman 14 dengan judul "12 Provinsi Dilintasi Gerhana Matahari Total"

Sabtu, 05 Maret 2016

Visi dan Misi Universitas Komputer Indonesa (UNIKOM)

Universiitas Komputer Indonesia (UNIKOM) adalah sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung Jawa Barat tepatnya jl. Dipati Ukur No 112-114, saat ini rektornya adalah Dr. Ir. Eddy Sorianto Soegoto. Secara resmi berdiri pada hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 126/D/0/2000.
  • Visi
Menjadi Universitas terkemuka di bidang Teknologi Informasi & Komunikasi, berwawasan Global, berjiwa Enterpreneur, dan menjadi pusan nggulan ilmu dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung Pembangunan Nasional serta berorientasi pada kepentingan Masyarakat, Bangsa dan Negara.
  • Misi
Menyelenggaraka pendidika tinggi modern berdasarkan budaya organisasi UNIKO, PIQIE (Professionalism, Integrity, Quality, Information Technologi, Excelence) dengan sistem pendidikan yang kondusif dan program-program Study yang berbasis pada Softwere (perangkat lunak) Hardwere ( perangkat keras), dan enter preneurship (kewirausahaan), dengan mengoptimalka Sumberdaya Daya yang ada berdasarkan prinsif Efisiensi, Efektifitas dan Produktifitas.
  • Tujuan
Tujuan Menghasilkan lulusa yang unggul dalam bidang Teknologi Informasi & Komunikasi, Kompeten dan Handal di Bidang Studinya, berjiwa Enterpreneur, santun dan berbudi luhur, memiliki komitmen untuk memajukan bangsa dan negara serta beriman dan bertaqma kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Budaya Organisasi
PIQIE (Professionalism, Integrity, Quality, Information Technologi, Excelence)
  • Motto
Quality is our tradition.

Rahay Lestari Ketua Komunitas Rolltime UNIKOM

Rahay Lestari yaitu seorang mahasiswa Universitas komputer Indonesia (UNIKOM) kini jabatanya adalah sebagai ketua komunitas Rolltime. Ia adalah sosok yang sangat kredibel karena orang yang menjabat sebagai ketua, baik ketua apapun pasti mempunyai tanggung jawab dan keuletan tersendiri, sangat menarik membahas tentang orang yang satu ini karena pengalaman hidup dan sekolahnya telah banyak mengalami perpindahan tempat/selalu menjadi imigran hehe..


Ia adalah seorang wanita kelahiran Riau, pernah tinggal di Jawa Tengah, Padalarang dan masih banyak yang tidak diketahui.. hehe “bukan tidak diketahui tapi Rahai yang lupa karena terlalu sering pindah.” Ia adalah anak dari ayah yang bekerja sebagai TNI (Tentara nasional Indonesia), sesuai karirnya sebagai seorang ketua Rolltime ia mempunyai kegemaran menggambar (Grafis) dan kebetulan ia mempunyai seorang kakak yang telah lulus kuliah di jurusan DKV.
Sebelum memilih ke Univesitas Komputer Indonesia ia berkeinginan melanjutkan pergurua tinggi di Riau tapi ternyata tidak di ijinkan oleh sang ayah, tetapi setelah masuk ke UNIKOM ia benar-benar menikmati masa-masa kulliahnya dan sangat tertarik pada mata kuliah yang bersangkuta dengan gambar .

Menjadi seorang ketua komunitas Rolltime adalah suatu keistimewaan tersendiri baginya, karena ia harus benar-benar mengurus komunitas dan membagi waktu dengan kuliahnya maka kami menganggap ia adalah benar-benar orang yang super. Ia tidak ingin komunitas Rolltime mendapat kemunduran maka ia selalu mengingatkan kepada anggota dan pengurus komunitas itu agar kumpul di kampus jam 16.00-selesai di ruangan 607 kampus dago UNIKOM.

Jumat, 04 Maret 2016

Komunitas Rolltime Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)


Komunitas Rolltime UNIKOM
Komunitas Rolltime UNIKOM
Komunitas Rolltime adalah salahsatu perkumpulan mahasiswa kampus UNIKOM, perkumpulan komunitas ini bersifat terbuka terutama bagi mahasiswa UNIKOM sendiri. Komunitas Rolltime setiap tahunnya membuka kesempatan bagi semua mahasiswa untuk memperkaya ilmu cinematografi, videografi, fotografi dan masih banyak lagi.

Berdasarkan wawancara yang kami dapatkan dari ketua Rolltime yaitu Rahayu Lestari bahwa komunitas Rolltime ini didirikan pada tahun 2007 oleh alumni-alumni Unikom sendiri, komunitas ini juga dipantau oleh seorang dosen yaitu bapak Irwan. Sebenarnya komunitas ini mempunyai nilai tarik tersendiri bagi peminat grafis karena seperti sekarang anggota atau pengurus dari komunitas Rolltime banyak berasal dari jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual).

Masalah pembuatan film selama ini masih sekedar pembuatan film pendek yang durasinya sekitar 30 menit, tidak hanya itu belakangan ini mereka telah selesai mendokumentasikan karya mereka di acara IO River Sport tepatnya di Cibenyi Jawa Barat, mereka juga mendapat tawan bersama BEM UNIKOM untuk dokumentasi.

Setiap anggota dan pengurus biasanya kumpul setiap hari rabu jam 04.00 sampai selesai di ruangan dago  607. Disini mereka aka saling berdiskusi untik membuat sebuah karya menarik, jadi buat kamu yang suka desain atau cari-cari ilmu tidak ada masalah jika kamu bergabung dalam komunitas ini.

Jumat, 26 Februari 2016

Ciptakan Peluang Usaha Hingga menjadi Miliarder


Dibalik Pendapatan Sang Ibu Kantin
   



Setiap orang ingin mempunyai pekerjaan yang bisa dijadikan sumber pendapatan maksimum untuk kelangsungan hidup, apalagi di tengah kehidupan masyarakat yang selalu ingin hidup banyak uang, ternyata berbeda dengan Ibukantin yang satu ini, perjuangannya selama ini tidak semata- mata demi rupiah.



Banyak orang berkeinginan mendapatkan penghasilan yang besar sehingga mampu menghidupi keluarganya, apalagi dengan orang yang telah berumahtangga tentunya berharap perkerjaan awal dapat menghasikan uang sehingga dapat memperbesar jaringankarirnya. Pilihan yang sering diambil oleh masyarakat kita adalah berwirausaha tetapi tentu tidak mudah, seperti mereka yang baru berwirausaha (berjualan) dengan niat setengah-setengah maka tidak dapat difungkiri hasilnya juga tidak akan maksimal.

Nah, tetapi berbeda dengan ibu kantin 22 ini yang akrab di panggil ibu Onyas beralamat di Tubagus Ismail Bawah Kec. Coblong Kab. Bandung. Ia adalah sosok Ibu dengan 2 anak. Ia beranggapan bahwa sesuatu itu dimulai dari yang terkecil, “Saya dulu mulai jualan tahun 2007, dan awalnya hanya berjualan gorengan,” tuturnya, setelah itu lanjut berjualan nasi dengan modal Rp 250.000,- dan hanya menyediakan 1 kg beras untuk dimasak, 1 piring tahu dan tempe goreng, tak banyak pembeli karena dihitung hanya mendapatkan keuntungan Rp 50.000,-.

Ia pun tidak menyerah begitu saja dan terus menekuninya berhari-hari dan ternyata tidak hanya sampai disitu, ia pun terus menambahkan menu ayam penyet dan sayur lainnya, ternyata mendapat banyak respon pelanggan hingga menu makanan banyak di tambah, sampai mempekerjakan 3 orang karyawan tetapi tidak begitu lama lalu ia memutuskan untuk mengerjakannya sendiri.

8 tahun telah berlalu, dan ibu Onyas pun bekerja sendirian tetapi kadang di bantu oleh sang suami, ia mempersiapkan menu dari jam 04.00, dan membuka kantinnya jam 10.00-16.00, menu makanan yang dihidangkannya sama dengan kantin lainnya seprti, berbagai lauk- pauk, gorengan dan tentunya harga mahasiswa. Saat ini terhitung 1 karung beras 10kg habis dalam 1 hari dan mendapatkan keuntungan Rp 2.500.00/hari waw...! belum lagi ditambah gaji sang suami yang bekerja di PDAM Badak Singa yang merupakan PDAM pusatkota Bandung.


Mampukah kita menciptakan peluang kerja untuk masa depan dengan gajis ebesarRp2.500.000/hari? Menurut saya itu adalah angka yang lumayan untuk setiap orang, bayangkan jika kita bekerja dalam1 bulan 26 kali dan di kali Rp 2.500.000,- maka penghasilan kitaa dalahRp 65.000.000/bulan. Semua orang pasti tertarik meski hanya berjualan nasi tapi hal itu mengalahkan gaji kantoran.

Rabu, 27 Januari 2016

Susu Murni Ramai Dipenuhi Mahasiswa


Susu sapi murni pasti sudah kerap anda temui di pinggiran jalan raya. Memang banyak sekali penikmat yang selalu menyantapnya di kala malam. Sembari melewatkan keadaan jalan raya yang kian sepi, susu segar menjadi sarana menghangatkan tubuh. Dinginnya malam mampu teratasi dengan segelas susu segar murni panas.

Untuk sekarang ini, bukan hanya susu yang berwarna putih saja. Namun sudah banyak varian warna da rasa yang nendang. Jika anda mengharapkan kegurihan dan original, silahkan untuk menyantap si putih saja. Namun jika mengharapkan kelezatan serta manis, silahkan mencicipi yang cokelat.

Selasa, 26 Januari 2016

Naskah Pidato Sejuta Pohon Sejuta Harapan


Sejuta Pohon Sejuta Harapan

Assalamualaikum Wr.Wb,

Yth. Ibu dosen pengajar Public Speaking Tine Agustin Wulandari, M.I.Kom dan juga hadirin yang saya banggakan.
Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada kesempatan ini.

Iyusan Sukoco Fadlam Minallah

Sosok Perubahan Generasi Muda
Warga negara kita masih membutukan seseorang yang perduli akan kemajuan berfikir da menciptakan kegiatan positif dan anti apatis. Inilah dia sosok Iyusan Sukoco Fadlam Minalloh yang mempunyai banyak teman dan menciptakan kegiatan-kegiatan bermanfaat. 

Persis seperti kubangan lumpur yang terisi oleh mkhluk nyata yaitu manusia, biasa kita melihat bahwa yang selalu berada di dalam lumpur adalah sejenis hewan. Tetapi coba kita tarik story jaman nenek moyang kita, mereka selalu berada di kubangan lumpur untuk mengurus padi yang mereka tanam. Jika kita bertanya kepada orang tua kita bagai mana kehidupan jaman itu, pasti mereka menceritakan seuatu yang amat sedih dan kadang- kadang kita tidak dapat mempercayainya begitu saja, mereka dapat bersekolah dengan biaya sendiri, pekerjaan yang sangat berat seperti, bekerja di kebun dan buruh kasar. Tetapi jaman yang kini semakin canggih pun membuat masyarakat melupakan sejarah yang telah dialami oleh masyarakat pada masa itu.

Untuk itu perlu pengkajian-pengkajian strategis agar generasi muda saat ini sangat perduli dengan sejarah yang telah melukiskan jaman. Meningkatkan minat seorang pemuda masa kini tidak mudah, karena mereka saat ini lebih cenderung bersifat apatis, pemuda di lingkungan perkotaan lebih suka bermain game dan bersenang- senang bersama internet yang dapat menghubungkan satu orang dengan orang lain dari jarak yang tak terbatas. Padahal sudah jelas bahwa hubungan seperti ini bukan pilihan yang tepat karena mengecilkan minat bangsa untuk saling bergaul pada masyarakat umum secara langsung.
Sosok bernama Sukoco Fadlam Minalloh (30) yaitu, laki-laki kelahiran Purworejo Jawa Tengah, dan kini bertempat tinggal di Sinunukan 4 Jalur 6 Kec. Sinunukan Kab. Mandailing Natal. Sosok Sukoco dikenal sebagai orang yang sangat ramah dan mempunyai banyak teman, ia juga adalah seorang guru SDN 328 Sinunukan 4, teman yang begitu banyak membuat ia selalu sibuk dengan urusan-urusannya, baik urusan internal dan eksternal sekolahnya.

Sukoco Fadlam Minalloh juga orang yang mendapat nobel Peelatih Pembina Pramuka, ia dipercaya dalam urusan pramuka kecamatan Sinunukan dan Batahan. Kegiatan Pramuka adalah kegiatan yang sangat penting karena menunjang keberania, kegigihan dan kepercayaan diri. Sebelum memilih orang-orang yang pantas untuk ikut kedalam Ikatan Pramuka di Kecamatan hingga Kabupaten Mandailing Natal terlebih dulu ia mencoba memberikan meteri dan pengarahan lalu selanjutnya memberikan tes kepada anak didik yang benar-benar ingin ikut dalam kegiatan pramuka tersebut untuk menampilkan bakat sebaik mungkin hingga lolos proses seleksi.

Kegiatan Pramuka dilakukan paling sedikit 2 kali dalam 2 bulan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah seperti menampilkan bakat, acara-acara pramuka yang di hadiri oleh pejabat sekitar hingga tercipta karacter building, mereka yang mengikuti pramuka mulai dari SD, SMP, dan SMA. Telah kami wawancarai salah seorang siswi SMA N 1 Sinunukan, yang berinisial “L”, “ Apa Alasan Ikut Kegiatan Pramuka Tersebut ?” lalu siswi tersebut menjawab, ”Jika Tidak Mengikuti Maka Akan Mempengruhi Nilai Sekolah Tetapi Kegiatan Tersebut Sangat Berguna dan Menyenangkan.”

Sukoco Fadlam Minalloh mempunyai karacter baik, sopan dan pekerja keras. Tak Sedikit pejabat mempercayainya dalam urusan Pramuka dan urusan Kecamatan. Kini Sukoco membawa pencerahan kepada masyarakat terutama pada masyarakat Sinunukan hingga Batahan, meski ia hanya seorang guru SD tetapi  banyak berbagai tawaran pekerjaan seperti tawaran di Bank BRI, hanya saja ia hanya ingin menjadi guru karena sesuai dengan cita-citanya. Ia menyelesaikan perkuliahan di STKIP Padang Sidempuan pada tahun 2011.

Carakter yang dibangun dalam pelaksanaan pramuka adalah “LATIHAN SIAGA.” Sebelum pelaksanaan pramuka dimulai mereka telah dilatih sangat keras agar benar-benar matang menjadi seorang pemimpin dan di sebut “CANDRADIMUKA.” Seperti yang Sukoco telah ajarkan kepada juniornya, Upacara pembuka sikenal dengan Upacara Pembuka dan ditutup dengan Upacara Penutup atau disebut dengan UPAPU. Upacara dibentuk agar menjadi karacter moral yang disiplin dan menanamkan jiwa patriotisme.

Setelah kami pahami susunan upacara yang mereka lakukan memang sangat berat bagi yang belum pernah mengalami latihan seperti itu, karena para anggota bukan hanya di ajarkan baris-berbaris dan bagaimana mendirikan tenda, tetapi mereka rela berjemur di terik matahari dan ulang-mengulangi latihan yang mereka harus laksanakan. Mereka juga rela berlatih bukan demi jabatan dan materi, tetapi mereka beranggapan bentuk pramuka adalah sesuatu yang penting dapat di artikan sebagai pondasi dimasa muda dan akan berbuah lezat dimasa mendatang, terbukti didikan dari Sukoco yang dipercaya sebagai Dewan Pradana Pramuka telah banyak yang menjadi Polisi, Guru, Dokter dan sebagainya.

Dibalik karir yang dicapainya ada sesuatu yang sangat di sayangkan dari usahanya selama sekitar 10 tahun menjadi guru ia tak kunjung diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seharusnya pemerintah memperhatikan pengaturan upah minimum guru dan sertifikasi guru honorer. Padahal dapat dikatakan guru adalah tulang punggung penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Tidak kurang dari 75% guru di Indonesia masih bersetatus honorer, saat kami berdialog kecil dengan Sukoco Fadlam Minalloh ia berkata “saya iklas menjalankan tugas saya sebagai seorang guru SD, karena itulah cita-cita yang selama ini saya harap-harapkan, ya walau hanya sebagai guru honorer tapi jujur saya sangat mencintai pekerjaan dan anak didik saya.” “Bicara juga maslah pengangkatan honorer menjadi PNS terkendala UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah No 56/2012 tentang Pengangkatan Guru Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil,” Ucapnya.

Dalam kegiatan upacara pramuka yang sering ia laksanakan bersama Laksamana Pramuka Mandailing Natal sering melakukan pelatihan atau kunjungan berhadiahkan tropi atau penghargaan-penghargaan lainnya seperti Jambore, Jamcab, Jamda, Jamnas dan Jamran. Tidak jarang juga dalam acara-acara tersebut ia mngeluarkan beberapa jumlah rupiah demi terlaksananya acara dan sekaligus bentuk bakti kepada Panca Dharma Satya. Waktu yang ia sediakan bisa melebihi 24 jam tidak tertidur.

“Awal mulai perkemahan pramuka diawali dengan perencanaan panitia baik perintah dari pemerintahmaupun kebijakan pengurus pramuka yang ada di kabupaten da kecamatan, setelah itu meminta penandatanganan surat ijin kepada orang tua siswa-siswi SMA, SMP dan SD. Sebelum mereka berangkat ke tempat acara perkemahan awalnya berkumpul di suatu tempat (Briefing Panitia) seperti di depan sekolah yang telah mereka persiapkan dan kemudian menunggu jemputan yang mereka telah booking juga, setelah selesai mereka berkumpul dan menyiapkan segala peralatan maka mereka segera berangkat berkemah di suatu tempat yang juga telah mereka susun sedemikian rupa. Setelah sampai ketempat biasanya sekitar siang hari dan melakukan shalat berjamaah lalu pemasangan tenda dan mempersiapkan segala sesuatu yang akan dilaksanakan pada malam harinya setelah itu memasak makanan utuk dimakan setela magrib, berbagai acara telah terlewati, biasanya yang mereka tunggu-tunggu adalah acara api unggun, games, dan jurit malam. Itulah penjelasn singkatnya” ucap Sukoco.

Nah bagaimana dengan peserta yang sakit akibat pramuka? Apa penyebabnya? Bagaimana bisa terjadi? Siapa yang melakukan? Diamana biasanya peserta bisa mengalami kejadian seperti itu? Seperti apa penanganannya.? Lalu Sukoco menjawab bahwa mengapa peserta bisa sakit setelah dari pramuka? “ yang pertama karena memang manusia tidak selalu sehat, kedua karena peserta tidak mengikuti prosedur, ketiga peserta tidak mengatakan kepada panitia bahwa ia sedang sakit (kurang vit), keempat adalah kelalaian panitia (pembina) seperti game, dan yang kelima adalah peserta memaksaka diri apa yang diminta oleh panitia biasanya sakit peserta dipicu karena kegiatan yang terlalu lama misalnya, 3 hari 3 malam.”

“Itulah jika bicara masalah kerugian tapi jika bicara keuntungan berikut juga pejlasannya, Kegiatn pramuka adalah kegiatan resmi dari Kwartir Nasional Geraka Pramuka, sesuai dengan janji negara akan memajukan kehidupan bangsa maka barang siapa yang berkorban demi orang lain dan ngara maka ia adalah orang yang sangat mulia, mengikuti kegiatan pramuka  menyunting diri sebagai pemimpin dan menyadari karakter diri yang sebenarnya, dapat bekerja dalam team, mendapat asuransi jiwa dan kesehatan dari PT. Asuransi Jasaraharja, peluang besar masuk angkatan, mengasah bakat, mendpatkan materi seperti disekolah, pendidikan jasmani dan kesehatan, mencintai alam, melakukan kegiatan dan masih banyak lagi.